Dengan Sampel Madu.
Bahan-bahan yang digunakan adalah Madu Randu/Madu Kelengkeng, aquades, kristal difenilpikril hidrazil (DPPH), metanol, larutan standar beta karoten, aseton p.a, petroleum eter p.a, kloroform p.a, etil asetat p.a, plat KLT Silika Gel F254 (Merck-Darmstadt-Germany).
Peralatan
Alat-alat yang digunakan dalam penelitian antara lain: seperangkat alat gelas, neraca analitik, labu ukur 10 mL, pipet ukur 1 mL dan 2 mL, stop watch, micro syringe 100 mikro Liter, alat penotolan (Linomat IV), lampu UV 254 nm, spektrofotodensitometer (TLC Scanner 3) dari Camag-Muttenz-Switzerland, spektrofotometer UV Vis (UV - 1601 Shimadzu).
Penentuan aktivitas antiradikal bebas secara spektroskopi dikerjakan dengan beberapa tahapan sebagai berikut:
1. Pengenceran Sampel Madu
Sebanyak 0,08 gram madu yang diperoleh diencerkan dengan metanol pada labu ukur 10 mL, sehingga kadarnya 8000 ppm
2. Pembuatan Larutan DPPH
Kristal DPPH ditimbang sebanyak 0,004 gram kemudian dilarutkan dalam metanol dengan menggunakan labu ukur tepat 100 mL, sehingga kadarnya 0,004% (b/v)
3. Pengujian Aktivitas Antiradikal Bebas (Djatmiko, 1998)
a) Pengukuran Absorbansi DPPH
Spektra absorbansi DPPH diukur pada panjang gelombang 400-700 nm (sinar tampak). Larutan blanko yang digunakan adalah metanol. Pencatatan dilakukan terhadap absorbansi pada panjang gelombang 497 nm, 517 nm dan 537 nm untuk DPPH.
b) Pengukuran Aktivitas Antiradikal Bebas Larutan Standar Betakaroten 100 ppm
Sejumlah 1 mL larutan standar 100 ppm dimasukkan ke dalam kuvet, lalu ditambahkan ke dalamnya 2 mL larutan DPPH o,oo4%. Campuran tersebut kemudian diaduk rata dengan menggunakan pipet. Pada menit ke-5 dan ke-60 setelah reaksi berlangsung, dilakukan pencatatan absorbansi pada panjang gelombang 497 nm, 517 nm dan 537 nm.
c) Pengukuran Absorbansi Sampel Madu
Sejumlah 1 mL sampel madu langsung dimasukkan ke dalam kuvet lalu ditambahkan ke dalamnya 2 mL larutan DPPH 0,004%. Campuran tersebut kemudian diaduk rata dengan menggunakan pipet. Pada menit ke 5 dan ke 60 setelah reaksi berlangsung, dilakukan pencatatan absorbansi pada panjang gelombang 497 nm, 517 nm dan 537 nm.

Komentar
Posting Komentar